Bicara tentang tempat - tempat paling menarik + indah di Jerman, tentunya banyak banget. Tapi readers, yang akan kubahas kali ini kurasa udah mencakup semuanya kok. Bagi yang doyan belanja, bagi para penjelajah, bagi yang suka sejarah juga tepat sama kota - kota ini. Bisa dipilih dari banyak abad dan desa dari pertengahan. Ke pantai apalagi, terutama kalo di Sommer alias musim panas. Tapi bagi para yang mau ke Jerman dan belum tau nih mau ke mana, mungkin informasi ini ada manfaatnya. Tempat - tempat yang aku bahas kali ini merupakan tempat yang paling menarik, indah, paling banyak dikunjungi, juga menjadi menu wajibnya para turis, dan setiap tempat ada keunikannya tersendiri. --Yaa... walaupun belum satu tempat pun kukunjungi, ke Jerman aja belum pernah--

1. Berlin
Kota yang menjadi ibukota Jerman sekaligus kota terbesar di Jerman ini punya sejarah cukup panjang dan menarik ntuk disimak. Kota dengan penduduk terbanyak (+ 3 juta jiwa) ini memiliki banyak monumen dengan 170 museum untuk dikunjungi. Sisa - sisa tembok Berlin, Postdamer Platz, Branderburger Tor, Check Point Charlie, Reichstaggebaüde (Gedund DPR), merupakan tempat yang paling sering dipenuhi turis.Bagi pecinta belanja terutama baju - baju,  bisa memilih butik - butik di KaDeWe atau di KuDamm.  --namanya aneh juga ntu butik--


2. Hamburg
Hamburg, kota kedua terbesar setelah Berlin plus nggak kalah terkenalnya juga... Selain menjadi kota pelabuhan terbesar di Jerman, pusatnya nih kota juga terkenal akan passage - passage_nya yang mirip mall.Meskipun ukurannya nggak begitu besar, tapi tokoh - tokoh mewah nongkrong di dalamnya. Selain itu, banyak artis - artis Jerman yang tinggal di Hamburg ini. Butik butik terkenal juga banyak ditemui apalagi di jalan utama kota. Nah, kalau ke sini jangan lupa juga motret balai kotanya yang megah banget. Beuh...


3. Cologne
Kota ini terkenal dengan gereja tuanya, yang terletak persis di sebelah stasiun utama.Kota - kota tua di Cologne ini, sudah berusia lebih dari 2000 tahun. Kenyataan ini bisa dilihat dari beberapa tempat, yang berupa gedung - gedung kuno, juga beberapa museum tua. Antara lain Museum Coklat, Museum Budaya, Museum sis dokumen NAZI, dan masih banyak lagi. Kalo musim panas, kota ini sangat padat rasanya. Apalagi di bulan Februari, para turis bisa ikut merasakan dan menonton karnaval bersama para turis lainnya. So, enjoy this city... --kalo ke sini, ajak - ajak ya--


4. Dresden
Dibandingin sama Berlin, Hamburg, Cologne, kota ini memang jauh lebih kecil. TAPI, kota ini mendapatkan julukan kota baroque terindah di negerinya para ilmuwan ini. Istana - istana megah plus gedung - gedung tua terlihat sangat terawat. Selain itu, di Dresden turisnya nggak sepadat di kota - kota lain. Jadi, sangat pas buat liburan banreng keluarga, jalan - jalan juga jadi lebih nyaman. Nggak terlalu jauh dari kota ini, ada kota yang lumayan indah, namaya kota Leipzig. -- Tapi, kayaknya kota Leipzig ini nggak bakalan aku bahas. So, sory readers --


to be continued .............
Minggu, 27 Maret 2011

Nummer 11 bis 20

sebelumnya kan udah tau angka 1 - 10, sekarang aq terusin angka 11 sampe' 20...

11 : elf
12 : ZWölf
13 : dreizehn
14 : vierzehn
15 : fünfzehn 
16 : sechzehn
17 : siebzehn
18 : achtzehn
19 : neunzehn
20 : zwanzig


So, mudah kan? Nggak bikin lidah keseleo...
kalo udah hapal, pamerin deh ke nawak - nawak...
:P

Jumat, 25 Maret 2011

Anzahl

ne nomer - nomer berbahasa Jerman. Buat dasarnya....
1 sampe 10 dulu

1 : eins
2 : zwei
3: drei
4 : vier
5 : fünf
6 : sechs
7 : sieben
8 : acht
9 : neun
10 : zehn
Jumat, 18 Maret 2011

Neuschwanstein Castle II

Hey readers, di awal tadi aq mbahas keterangannya Kastil Neuschwanstein (ribet, lidahnya ati - ati keseleo :P)
Kali ini, aq postingin deh, foto-fotonya yang asli plus bukan jepretan ndiri...
-dari depan-
-dari atas, tepatnya bagian samping-
-musim dingin-
-bagian dalam Kastil-
-replika Kastil-

so readers...
 schön, rechts ??

Kamis, 17 Maret 2011

Deutsch Geschichte


Hey readers!! Kali ini I'll mbahas tentang sejarahnya Deutschland...

Sejarah Jerman dimulai semenjak terbentuknya Konfederasi Jerman tahun 1915 yang dimotori oleh Kerajaan Pursia. Tapi, penghunian wilayah tepian timur Sungai Rhein, yang sekarang menjadi lokasi sebagian besar negara Jerman, telah berlangsung sejak masa prasejarah, jauh hingga ke Zaman Batu Tua (Paleolitikum). Di tempat-tempat dekat aliran beberapa sungai besar yang berbukit-bukit (misalnya Rhein dan Sungai Neckar) sejak ratusan ribu tahun sudah menjadi tempat bermukim beraneka ragam masyarakat. Fosil Homo heidelbergensis dan Homo neanderthalensis ditemukan di tempat semacam ini. Pada periode yang lebih modern ditemukan peninggalan dari manusia Cro-Magnon dari Zaman Es terakhir. Peninggalan-peninggalan peradaban Zaman Batu Baru (Neolitikum) dan Zaman Perundagian (baik Zaman Perunggu dan Zaman Besi) juga ditemukan di banyak tempat.

Catatan tertulis mengenai wilayah yang sekarang disebut Jerman (era protosejarah) dimulai sejak adanya laporan-laporan tertulis Romawi dan Yunani mengenai kaum "Barbar" (berarti "biadab") yang mendiami bagian utara Pegunungan Alpen. Periode ini biasa disebut oleh sejarawan sebagai Periode Antik. Pada masa menjelang ekspansi Romawi, wilayah Jerman dihuni oleh berbagai puak Germanik yang saling bersaing satu sama lain. Kelemahan ini dimanfaatkan oleh orang Romawi untuk menaklukkan wilayah timur Sungai Rhein dan mendirikan provinsiGermania Magna. Pada abad pertama Masehi, pasukan Romawi kembali dapat didesak mundur hingga ke tepi barat Rhein dan selatanSungai Main dan Sungai Donau.

Pada abad ke-8 muncul satu suku Jerman yang mencuat dan mendirikan imperium, mengikuti contoh yang pernah ditunjukkan oleh orang Romawi sebelumnya, yaitu Franka, dengan penguasa pertamaKarl Martel (Charles Martel) dari Wangsa Meroving. Ia mendirikan Kerajaan Franka, yang mendominasi Eropa barat dan tengah hingga beberapa abad sesudahnya. Puncak kejayaan kerajaan ini terjadi di masa pemerintahan Karl Yang Agung (Charlemagne; memerintah 800-843) sekaligus mendirikan Wangsa Karoling. Di akhir pemerintahannya, ia membagi wilayah luasnya menjadi tiga, sesuai dengan tiga cucu lelakinya, yang dikenal sebagai Perjanjian Verdun. Wilayah barat diperuntukan bagi Karl (Charles) yang kelak menjadi Kerajaan Prancis, wilayah tengah diperintah oleh Lothar, dan wilayah timur diperuntukkan bagi Ludwig (Louis).Era sejarah dimulai sejak abad ke-5, umum dinamakan Abad Pertengahan oleh sejarawan Eropa, dengan ditemukannya dokumen-dokumen berbahasa Jerman Kuna, bahasa Latin yang ditulis oleh penduduk setempat sendiri, atau bahasa-bahasa lainnya.
Mahkota Kaisar Konrad II(1024-1039) dari Kekaisaran Romawi Suci, disimpan di Ruang penyimpanan harta benda kerajaan, Wina,Austria.
Selanjutnya, panggung sejarah didominasi oleh suatu federasi longgar berbagai dinasti feodal yang dikenal sebagai Kekaisaran Romawi Suci sebagai hasil penyatuan kembali wilayah Kerajaan Franka bagian timur dan tengah, serta takluknya Italia bagian utara di tangan puak Jerman, yang membentang selama 8,5 atau hampir 10 abad tergantung dari mana orang menghitungnya, dari abad ke-9 atau ke-10 sampai tahun 1806, dan dipimpin oleh seorang kaisar. Pada masa kejayaannya, teritori kekaisaran ini mencakup wilayah modern Jerman, Austria, Slovenia, Ceko, Polandia, Perancis timur, Swiss, dan Italia utara. Periode yang panjang ini mengalami berbagai gejolak seperti Persaingan Investiturat, Kelaparan Besar 1315-1317, Wabah Hitam (The Black Death) 1347-1351, dan disepakatinya Piagam Emas 1356 (Die Goldene Bulle) sebagai konstitusipertama kekaisaran ini.
Pada abad ke-16, ketika telah kehilangan banyak teritori bangsa non-Jerman, kekaisaran ini sempat disebut sebagai "Kekaisaran Romawi Suci Bangsa Jerman". Abad ini menyaksikan pula dimulainya Reformasi Protestan, yang dimulai oleh Martin Luther pada tahun 1517 di Wittenberg, sekarang terletak di Sachsen-Anhalt. Akibat dianutnya aliran baru kekristenan ini oleh berbagai raja anggota Kekaisaran terjadilah ketegangan internal dalam Kekaisaran, yang memuncak dengan terjadinya Perang Tiga Puluh Tahun (1618–1648). Rangkaian peperangan ini berakhir dengan disepakatinya Perdamaian Westfalia. Perang tersebut selanjutnya merombak tatanan politik Kekaisaran karena beberapa waktu kemudian menandai era persaingan di antara dua kekuatan politik, yaitu Wangsa Habsburg dari Kerajaan Austria yang menganut Katolik sebagai kekuatan tradisional dan Wangsa Hohenzollern cabang Utara penguasa Kerajaan Prusia yang menganut Kristen Protestan yang berangsur-angsur semakin menguat.
Napoleon memasuki Berlin (Brandenburger Tor). Lukisan Charles Meynier.
Perang Napoleon mengubah alur sejarah, dari orientasi feodalisme menjadi negara militeristik, dengan terbentuknya Konfederasi Jerman tahun 1815–1866. Karena peran negara yang represif, munculnya gerakan liberalisme di Eropa, serta Revolusi Februari 1848 di Prancis, sempat terjadi revolusi pada tahun 1848 yang dimotori oleh mahasiswa dan kaum buruh. Walaupun dapat diredam, revolusi ini menghasilkan parlemen pertama di Jerman, yaitu Parlemen Frankfurt, matangnya simbol-simbol kebangsaan (bendera dan bakal lagu kebangsaan), dan menjadi pendorong terbentuknya Kekaisaran Jerman tahun 1871–1918 seusai perang Prancis-Prusia (1870-1871). Sejak saat ini Jerman mengadopsi sistem parlementer dengan kanselir sebagai kepala pemerintahan. Kanselir pertama adalah Otto von Bismarck.
Pelantikan Wilhelm I dari Jermansebagai kaisar pertama Kekaisaran Jerman, di Versailles, Prancis.
Perang Dunia I berakhir dengan runtuhnya Kekaisaran Jerman (dan juga Kekaisaran Austria-Hungaria, saingannya) sekaligus menandai era republik dengan berdirinya Republik Weimartahun 1919. Jerman kehilangan wilayah Alsace-Lorraine (yang dicaploknya pada tahun 1871) dan sebagian wilayahnya di Polandia, terutama kota pelabuhan Danzig. Periode demokrasi ini berlangsung relatif singkat dan berakhir 1933.
Adolf Hitler, pemimpin (Führer) Jerman Nazi pada perangko senilai 42 Pfennig(1944). Pada tahun itu Jerman secara resmi bernama Reich Jerman Raya.
Setelah pemerintahan otoriter Jerman Nazi pimpinan Adolf Hitler tahun 1933–1945 yang membawa kehancuran bangsa ini dalam Perang Dunia II, muncullah Republik Federal Jerman (Jerman Barat) dan Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur) sebagai simbol Perang Dingin sejak 1949. Kekalahan dalam Perang Dunia II telah membuat Jerman kehilangan wilayah timur yang jatuh ke tangan Polandia dan Rusia. Terjadi pula aksi balas dendam di Polandia dan Cekoslowakia berupapengusiran paksa orang-orang Jerman dari wilayah mereka (Zwangsvertreibung). Di Rusia, orang-orang keturunan Jerman banyak yang dibuang ke wilayah timur (Siberia).
Demonstrasi menuntut diruntuhkannya tembok Berlin (1989).
Era dwi-pemerintahan ini ditandai dengan berpindahnya ibukota Jerman Barat ke Bonn (1949) dan dibangunnya tembok Berlin (1963). Keadaan ini berlangsung hingga terjadinya Revolusi Rusia 1988 yang berakibat melemahnya Blok Timur. Pada tahun 1989 Hungaria (anggota Blok Timur) membuka perbatasannya dengan Austria (anggota Blok Barat) yang berakibat mengalirnya ribuan pengungsi Jerman Timur ke kedutaan besar Jerman di Wina dan gelombang demonstrasi di Jerman Timur. Krisis ini memaksa pemerintah Jerman Timur meletakkan kekuasaannya dan menyetujui penyatuan dengan Republik Federal Jerman, yang secara resmi ditandatangani tanggal 3 Oktober 1990(sekarang menjadi Hari Persatuan Jerman, Tag der Deutschen Einheit).
Ibukota kemudian disepakati pindah ke Berlin lagi pada tahun 1993, dan terlaksana pada tahun 1999. Tahun itu ditandai pula dengan mulai digunakannya mata uang bersama Euro, menggantikan Mark Jerman.




Hi readers...
Sebelum aq mbahas lebih lengkap tentang Jerman, sebuah negara yang maju. Aq akan mbahas dulu tentang Kastil Neuschwanstein. Bacanya [nɔɪˈʃvaːnʃtaɪ̯n]. 
Kastil ini dibangun oleh Ludwig II dari Bavaria pada abad ke - 19. Kastil ini masih berdiri kokoh sampai sekarang. Kastil ini juga yang paling banyak diminati untuk dikunjungi jga untuk di foto. Tapi, kastil ini baru dibuka untuk umum pada tahun 1886. Setiap tahun, + 1,6 juta orang berkunjung ke kastl ini. Tapi, pada musim panas pengunjungnya bisa mencapai 6.000 orang per hari. Beuuhh....
 
Alles über Deutschland © 2008. Template Design By: SkinCorner